my dear Lord,
forgive me for i have traded my parents dream with my own happiness. for that, i might carry this guilt along the way. and let it burn me to death. let the flame purify this soul.
my dear father,
forgive me......... for this daughter you've raised, to whom you entrust the hope and faith, has let you down. just so you know, before i made this decision, i have cried the impossible nights. but as much as we hated each other sometimes...we both have survived the most painful path together. and i guess it was the same reason you told me...that you'd let me go to someone who could ensure my happiness (because you couldn't provide it yourself...you said) that you were willing to drag down the pride and dignity you had within...for me.
for that, i would carry this guilt along the way.
and may God forgive me....
Thursday, May 20, 2010
Wednesday, May 19, 2010
sang koruptor waktu...
bagaimana ya saya menghadapi bapak, kalo sampai dia tahu anak gadisnya, yang ia didik dengan disiplin, menjalani hidupnya dengan sangat ngawur di sini? bapak saya ini sebenarnya tidak kurang memberi contoh. dia bangun pagi-pagi sekali, mengepel lantai rumah sampai bersih lalu mandi. dan sebelum matahari menjadi terik, ia mengayuh sepedanya menuju kantor. sepanjang hidup saya, belum pernah dia telat masuk kantor. saya, ahh bahkan saya malu mengatakannya.
saya ini sudah menjadi koruptor waktu...hanya saja, saya tidak berniat memelihara kebiasaan ini. bapak, saya sudah membeli jam ber alarm...saya tak berniat terus seperti ini...saya tak berniat meneruskan kebiasaan buruk ini kepada anak-anak saya nanti. saya ingin anak saya mengingat saya dengan cara yang sama seperti saya mengingat bapak.
saya ini sudah menjadi koruptor waktu...hanya saja, saya tidak berniat memelihara kebiasaan ini. bapak, saya sudah membeli jam ber alarm...saya tak berniat terus seperti ini...saya tak berniat meneruskan kebiasaan buruk ini kepada anak-anak saya nanti. saya ingin anak saya mengingat saya dengan cara yang sama seperti saya mengingat bapak.
Friday, May 7, 2010
God knows....
my dear love,
the ability of understanding other's feeling somehow is something i can't master. but God knows i've tried. if in the process there's been some slips, i hope you understand...
before you get so pissed, i want you to know...i wasn't born smart..every lesson in life, i learnt through errors and mistakes...and it's not as easy as you said. you might feel the pain i've caused...but i feel it even worse because everytime i made mistake..everytime i hurt people, i felt like i have failed the test. i felt like such an idiot. God knows i've tried, sweetheart...but in my case errors and failures is inevitable. will you still be there when it gets rocky and you don't feel like forgiving to me? because most people in my life chose to leave...will you be one of them?
my dear love,
i'm sorry for not being who you want me to be...but God knows i'd try....
just stay...and i'd bleed myself to try if it's what it takes.
the ability of understanding other's feeling somehow is something i can't master. but God knows i've tried. if in the process there's been some slips, i hope you understand...
before you get so pissed, i want you to know...i wasn't born smart..every lesson in life, i learnt through errors and mistakes...and it's not as easy as you said. you might feel the pain i've caused...but i feel it even worse because everytime i made mistake..everytime i hurt people, i felt like i have failed the test. i felt like such an idiot. God knows i've tried, sweetheart...but in my case errors and failures is inevitable. will you still be there when it gets rocky and you don't feel like forgiving to me? because most people in my life chose to leave...will you be one of them?
my dear love,
i'm sorry for not being who you want me to be...but God knows i'd try....
just stay...and i'd bleed myself to try if it's what it takes.
Thursday, May 6, 2010
kasihan sekali kamu...
hey kamu,
saya marah sekali sebenarnya...bukan karena kamu meremove saya dari friendlist...bukann...saya tidak sederajat dengan kamu dalam hal kekanak-kanakan semacam itu. saya marah karena kamu sama sekali tidak merasa bahwa kamu sudah menyakiti banyak orang tapi masih merasa tidak berdosa. saya marah karena saya tahu bagaimana sahabat saya begitu menyayangi kamu, begitu banyak berkorban untuk kamu. tapi dalam hubungan itu tampaknya kamu hanya melihat 'kamu dan apa yang dia lakukan kepada kamu'...kamu hanya melihat rasa sakit kamu. kamu bilang saya teman...jangan mimpi kamu..saya berteman dengan kamu karena sahabat saya...hanya karena dia. jadi ketika kamu menghapus saya dari rantai pertemanan mu, saya tidak merugi apa-apa.
hey kamu
saya belajar dari kamu, mulai hari ini saya akan berhenti merasa tersakiti. saya tidak mau menjadi menyedihkan, mengasihani diri sendiri. saya akan mengingat apa yang sudah saya perbuat kepada orang lain, yang baik dan yang buruk. lalu saya akan mengingat kamu dan mengasihani kamu.
hey, kamu
kamu bilang saya tidak bisa menilai rasa sakit? sepertinya justru saya yang lebih tahu. rasa sakit apa yang kamu tahu? sudah semua kah? tapi saya belajar dari kamu, saya akan membuangnya satu persatu, dan nanti ketika saya sudah bahagia, saya akan mengingat kamu dan mengasihani kamu...
saya marah sekali sebenarnya...bukan karena kamu meremove saya dari friendlist...bukann...saya tidak sederajat dengan kamu dalam hal kekanak-kanakan semacam itu. saya marah karena kamu sama sekali tidak merasa bahwa kamu sudah menyakiti banyak orang tapi masih merasa tidak berdosa. saya marah karena saya tahu bagaimana sahabat saya begitu menyayangi kamu, begitu banyak berkorban untuk kamu. tapi dalam hubungan itu tampaknya kamu hanya melihat 'kamu dan apa yang dia lakukan kepada kamu'...kamu hanya melihat rasa sakit kamu. kamu bilang saya teman...jangan mimpi kamu..saya berteman dengan kamu karena sahabat saya...hanya karena dia. jadi ketika kamu menghapus saya dari rantai pertemanan mu, saya tidak merugi apa-apa.
hey kamu
saya belajar dari kamu, mulai hari ini saya akan berhenti merasa tersakiti. saya tidak mau menjadi menyedihkan, mengasihani diri sendiri. saya akan mengingat apa yang sudah saya perbuat kepada orang lain, yang baik dan yang buruk. lalu saya akan mengingat kamu dan mengasihani kamu.
hey, kamu
kamu bilang saya tidak bisa menilai rasa sakit? sepertinya justru saya yang lebih tahu. rasa sakit apa yang kamu tahu? sudah semua kah? tapi saya belajar dari kamu, saya akan membuangnya satu persatu, dan nanti ketika saya sudah bahagia, saya akan mengingat kamu dan mengasihani kamu...
Thursday, April 15, 2010
lia, endah, omen and pupuu....
'What's in a name? that which we call a rose, by any other name would smell as sweet'
if shakespeare told that to my face...i would personally say 'sir, if that sentence was stated by some random person named paijo, i doubted it would be worth to be quoted'...because it was shakespeare's that gave the sentence values...because eventually names do means a lot. at least to me, names attached to my being have stated many process and emotional meanings..they are not just names.
Lia,
lia is the first born...lia is the reason of many things....
because lia was there before,she was the reason daddy and mommy tied the knot. lia was the reason daddy dreamt of a better future. lia was his first bestfriend. lia was less-loved granddaughter....lia was the reason granny hated mommy...she was her mother's only happiness . but lia is always been grateful for she's been blessed by surviving parents and a sweet sister. lia is gifted with pain and rejection that brought her to different stage of life. lia is a survivor.
Endah,
endah is the dreamer...endah is the strong-willed..but she did not have many friends...she was never in the group...she was just the outsider..the geek...the ugly duck. but endah was the reason omen lived.
Omen,
omen is all about fun. omen stands out. omen is hillarious and for that reason, omen is rarely lonely.omen is a part of everybody's lives, she's one of the dummies, the bestfriend, the wingman, the sister, the keeper. and for those reasons, she sheds tear less than lia and endah. omen is a happy being.
Pupuu,
pupuu is the girlfriend...the loved one he said. puu moves from is to was for her boyfriend decided to take away the name. a price to pay for puu asked to be the only girl having a pet-name, but then lost it anyway. and puu is mourning over this..for she's no longer pupuu...that special name has taken away..that special identity.
dear mr.shakespeare, i do believe a rose by any other name would smell as sweet, but it won't mean that beautiful. names carry much more than that. at least for me...how else can you explain the pain of losing a pet-name?
if shakespeare told that to my face...i would personally say 'sir, if that sentence was stated by some random person named paijo, i doubted it would be worth to be quoted'...because it was shakespeare's that gave the sentence values...because eventually names do means a lot. at least to me, names attached to my being have stated many process and emotional meanings..they are not just names.
Lia,
lia is the first born...lia is the reason of many things....
because lia was there before,she was the reason daddy and mommy tied the knot. lia was the reason daddy dreamt of a better future. lia was his first bestfriend. lia was less-loved granddaughter....lia was the reason granny hated mommy...she was her mother's only happiness . but lia is always been grateful for she's been blessed by surviving parents and a sweet sister. lia is gifted with pain and rejection that brought her to different stage of life. lia is a survivor.
Endah,
endah is the dreamer...endah is the strong-willed..but she did not have many friends...she was never in the group...she was just the outsider..the geek...the ugly duck. but endah was the reason omen lived.
Omen,
omen is all about fun. omen stands out. omen is hillarious and for that reason, omen is rarely lonely.omen is a part of everybody's lives, she's one of the dummies, the bestfriend, the wingman, the sister, the keeper. and for those reasons, she sheds tear less than lia and endah. omen is a happy being.
Pupuu,
pupuu is the girlfriend...the loved one he said. puu moves from is to was for her boyfriend decided to take away the name. a price to pay for puu asked to be the only girl having a pet-name, but then lost it anyway. and puu is mourning over this..for she's no longer pupuu...that special name has taken away..that special identity.
dear mr.shakespeare, i do believe a rose by any other name would smell as sweet, but it won't mean that beautiful. names carry much more than that. at least for me...how else can you explain the pain of losing a pet-name?
Wednesday, March 31, 2010
pamrih...
ibu,
hari ini seseorang meminta bantuan kecil padaku....orang ini, ibu, pernah berkata kepada kekasihku mengapa tak ia pilih wanita yang lebih cantik. aku sakit hati bukan main...aku merasa buruk...merasa tak layak...dan sakit hatiku, ibu karena orang ini membuatku merasa seperti ini. tentu saja semua orang berhak berpendapat...tapi...tak bisakah ia melontarkannya kepada orang lain? lalu hari ini dia datang padaku ibu...bukan pertolongan besar memang yang ia minta, dan aku bisa saja mengabaikannya. ibu, masalahnya adalah aku ingin sekali mengabaikannya..mengambil PAMRIH bahwa aku hanya akan menolong mereka yang baik kepadaku saja. tapi tak pernah ibu ajarkan padaku bagaimana menolak orang yang mengetuk pintu. karena ibu, aku tolong orang itu.
ibu,
karena ibu, aku menerima kembali orang-orang itu. karena ibu pernah berkata 'lebih baik punya banyak teman'. ahh ibu seandainya kau tahu, mereka yang mengesampingkanku. aku pernah sangat ingin marah, mengapa tak mereka coba menghubungiku..mengapa harus aku. tak seberhargakah itu peranku dalam hidup mereka? seagung itukah mereka menilai diri mereka dihadapanku? tapi ibu, kau yang selalu mengajariku untuk memberi salam kepada mereka yang bahkan tak ingin melihatku, kau yang mengajariku mensyukuri sensasi menerima ketika aku memberi. ibu, aku masih percaya...masih sangat percaya...jejak-jejak nilai yang kau ajarkan kepadaku ini akan membawaku ke hidup yang lebih baik.
aku tidak akan berhitung, ibu ... biar saja apa yang kuperbuat kepada orang lain menguap. biar saja teman-temanku itu lupa aku pernah berada disana... nanti jika batin ini tidak kuat menahan riak, seperti yang selalu kau ajarkan...'sing sabar, mbak'...
hari ini seseorang meminta bantuan kecil padaku....orang ini, ibu, pernah berkata kepada kekasihku mengapa tak ia pilih wanita yang lebih cantik. aku sakit hati bukan main...aku merasa buruk...merasa tak layak...dan sakit hatiku, ibu karena orang ini membuatku merasa seperti ini. tentu saja semua orang berhak berpendapat...tapi...tak bisakah ia melontarkannya kepada orang lain? lalu hari ini dia datang padaku ibu...bukan pertolongan besar memang yang ia minta, dan aku bisa saja mengabaikannya. ibu, masalahnya adalah aku ingin sekali mengabaikannya..mengambil PAMRIH bahwa aku hanya akan menolong mereka yang baik kepadaku saja. tapi tak pernah ibu ajarkan padaku bagaimana menolak orang yang mengetuk pintu. karena ibu, aku tolong orang itu.
ibu,
karena ibu, aku menerima kembali orang-orang itu. karena ibu pernah berkata 'lebih baik punya banyak teman'. ahh ibu seandainya kau tahu, mereka yang mengesampingkanku. aku pernah sangat ingin marah, mengapa tak mereka coba menghubungiku..mengapa harus aku. tak seberhargakah itu peranku dalam hidup mereka? seagung itukah mereka menilai diri mereka dihadapanku? tapi ibu, kau yang selalu mengajariku untuk memberi salam kepada mereka yang bahkan tak ingin melihatku, kau yang mengajariku mensyukuri sensasi menerima ketika aku memberi. ibu, aku masih percaya...masih sangat percaya...jejak-jejak nilai yang kau ajarkan kepadaku ini akan membawaku ke hidup yang lebih baik.
aku tidak akan berhitung, ibu ... biar saja apa yang kuperbuat kepada orang lain menguap. biar saja teman-temanku itu lupa aku pernah berada disana... nanti jika batin ini tidak kuat menahan riak, seperti yang selalu kau ajarkan...'sing sabar, mbak'...
Subscribe to:
Posts (Atom)